Thursday, 9 August 2018

Cara Menghitung Penyusutan Metode Garis Lurus

Thursday, 9 August 2018

Campuranpedia.com - Penyusutan atau depresiasi adalah perhitungan biaya terhadap pemakaian harta tetap disebuah perusahaan.  Bila harta tetap dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memperlancar operasional perusahaan , maka nilai ekonomis dari harta tetap yang bersangkutan akan berkurang atau menyusut.  Pengurangan nilai harta tetap  akibat dimanfaatkan oleh perusahaan secara kasat mata tidak bisa dilihat langsung pengurangan fisik harta tetap yang bersangkutan.  Oleh karena itu pengurangan nilai ini tidak langsung dicatat kerekening harta tetap yang bersangkutan.  Pengurangan nilai akibat disusutkan ini akan dicatat kedalam satu rekening yang disebut dengan "akumulasi penyusutan Hartat tetap" (Accumulated Depreciation of Plant Asset).

Metode Garis Lurus

Metode ini menganggap bahwa harta tetap dimanfaatkan dengan cara yang sama dari tahun ketahun, sehingga besarnya penyusutan harta tetap setiap periode akuntansi adalah sama.
Metode penyusutan Garis lurus sering juga dikenal dengan Straight Line Method  adalah metode penyusutan yang paling mudah untuk dilakukan, ini dikarenakan penyusutan aset tetap setiap tahunnya selalu sama.  Untuk menghitung penyusutan metode garis lurus, Rumusnya adalahs sebagai berikut :

Penyusutan = Harga Perolehan / Umur Ekonomis (Atau bisa juga menggunakan Tarif penyusutan)


Contoh soal 1

Sebuah Aset Tetap diperoleh pada tanggal 2 Januari 2017 dengan Harga perolehan Rp. 230.000.000 dengan Masan manfaat 10 tahun.
Hitunglah penyusutan Aset tetap per 31 Desember 2017

Jawab
Penyusutan = Harga perolehan/Umur Ekonomis

Penyusutan = Rp. 230.000.000 / 10
                   = Rp. 23.000,000

Jadi Penyusutan aset tetap per 31 Desember 2017 adalah Rp. 23.000.000

Contoh soal 2

Sebuah Aset diperoleh tanggal 25 Agustus 2017 dengan Harga Rp. 230.000.000 dengan masa manfaat 10 Tahun.  Hitunglah penyusutan  per 31 Desember 2017.

Jawab
Penyusutan aset tetap adalah kebijakan yang diterapkan perusahaan, kebijakan perusahaan disini mengenai pengakuan penyusutan aset tetap, ada perusahaan yang menerapkan penyusutan disetahunkan meskipun aset diperoleh di pertengahan tahun, adaa juga yang dihitung bulanan, artinya berdasarkan bulan perolehan aset tetap tersebut.

Untuk menghitung penyusutan Aset tetap yang diperoleh pada tanggal 25 Agustus 2017 diatas, maka perhitungannya adalah sebagai berikut

Penyusutan = Rp. 230.000.000 / 10
                   = Rp. 23.000,000

Penysutan Aset Tetap pertahun adalah Rp. 23.000.000

Maka untuk menghitung penyusutan tahun 2017 adalah dengan menghitung berapa bulan aset tersebut dimanfaatkan selama tahun 2017.  Aset tetap yang dibeli tanggal 25 Agustus 2017 telah dimanfaatkan selama 4 Bulan maka 

Penyusutan/bulan = 4/12 * Penyusutan setahun

Penyusutan = 4/12* Rp. 23.000.000
                   = Rp. 7.666.666,6

Jadi penyusutan aset tetap selama tahun 2017 adalah Rp. 7.666.666,6

Oke penyusutan menggunakan metode garis lurus ini adalah metode penyusutan yang paling mudah untuk dilakukan dan sangatlah sederhana.

Show comments
Hide comments