Saturday, 11 August 2018

Metode Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap dan Tidak tetap

Saturday, 11 August 2018

Campuranpedia.com - Kas kecil adalah dana yang disiapkan perusahaan untuk melakukan pemabayaran tertentu yang jumlahnya relatif kecil yang tidak ekonomis bila dibayarkan menggunakan cek.



Metode pencatatan kas kecil ada dua yaitu

1.  Metode dana tetap

             adalah metode pencataan dimana pencatatan transaksi hanya dilakukan pada saat dilakukan pembentukan dan pengisian kembali kas kecil.  Artinya saat dilakukan pengisian kembali adalah sejumlah yang telah digunakan.

Contoh 
Pada tanggal 1 Januari dibentuk Kas Kecil sebesar Rp. 2.000.000, Kebijakan perusahaan Kas kecil diisi kembali setiap tanggal 15 setiap bulannya. Penggunaan Kas Kecil  1 Januari - 15 Januari adalah Rp. 1.250.000.
Berdasarkan contoh diatas, maka saat pengisian kembali kas kecil adalalah sebesar Rp. 1.250.000, artinya dana kas kecil akan selalu tetap jumlahnya Rp. 2.000.000 Sampai ada kebijakan perusahaan untuk menambah jumlah kas kecil.


2. Metode dana Tidak tetap

             adalah metode pencatatan dimana pencatatan transaksi dilakukan setiap terjadi transaksi, baik saat pembentukan, pengisian maupun transaksi pengelran kas kecil.
pada saat dilakukan pengisian kembali jumlahnya tetap atau sama seperti saat dilakukan pembentukan kas kecil.
Contoh 
Pada tanggal 1 Januari dibentuk Kas Kecil sebesar Rp. 2.000.000, Kebijakan perusahaan Kas kecil diisi kembali setiap tanggal 15 setiap bulannya. Penggunaan Kas Kecil  1 Januari - 15 Januari adalah Rp. 1.250.000.
Pada saat dilakukan pengisian kembali kas kecil, dana tidak tetap berbeda dengan dana tetap, pada saat pengisian kembali Kas Kecil Dana tidak tetap jumlahnya sama dengan Saat pembentukan yaitu sebesar Rp. 2.000.000


Selisih Kurang atau Lebih Kas Kecil

Selisih kas Kecil adalah selisih antara Pencatatan dan Perhitungan Fisik Kas.
Setiap akhir Periode akuntansi pemegang Kas Kecil harus mempertanggung jawabkan penggunaan dana kas kecil.  Pertanggungjawaban tersebut dalam bentuk bukti-bukti penggunaan kas kecil serta perlu diadakannya Cash Opname atau melakukan perhitungan kas fisik yang ada.

Dalam praktinya tentu ada kendala seperti kas kecil Fisik tidak sesuai dengan yang ada dicatatan, bisa jadi seleih lebih atau selisih kurang.

Penyebab Selisih Kas Kecil
  • Adanya kesalahan dalam melakukan pencatatan
  • Pembayaran dengan pembulatan
  • Adanya uang palsu
  • Kehilangan saat melakukan transaksi
  • Sebab-sebab lain yang tidak diketahui

Untuk melakukan pencatatas atas selisih lebih atau selisih kurang jurnal koreksinya adalah sebagai berikut :

a. Mencatat Selisih Kurang Kas Kecil

Jurnal Untuk mencatat Selisih kurang Kas Kecil adala dengan mendebet selisih Kas Kecil dan Mengkredit Kas Kecil

Selisih Kas kecil                                 xxx
               Kas Kecil                                            xxx

b. Mencatat Selisih Lebih Kas Kecil

Jurnal untuk mencatat Selisih lebih kas kecil adalah dengan cara mendebet Kas Kecil dan Mengkredis selisih Kas Kecil.

Kas Kecil                                          xxx
              Selisih Kas Kecil                                xxx

Apabila ada pertanyaan terkait Metode pencataan Kas Kecil silahkan tinggalkan komentar anda


Show comments
Hide comments