Tuesday, 23 October 2018

Buku Besar Pembantu dan Langkah-langkah Membuat Buku Besar Pembantu

Tuesday, 23 October 2018

Buku besar pembantu adalah buku besar khusus yang digunakan untuk mencatat akun tertentu serta perubahan-perubahannya secara lebih rinci.  Buku besar pembantu biasanya digunakan untuk memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan.


Buku Besar Pembantu terdiri dari Buku Besar Pembantu Piutang, Buku Besar Pembantu Utang  Buku Besar Pembantu Persediaan.

  1. Buku Besar Pembantu Piutang
    Adalah Buku besar yang digunakan untuk mencatat secara khusus perubahan saldo piutang dari transaksi yang terjadi baik trasaksi yang menyebabkan penambahan Piutang maupun Penerimaan Piutang masing-masing Customer/pelanggan
  2. Buku Besar pembantu Utang
    Adalah buku besar yang digunakan untuk mencatat secara khusus perubahan Utang kepada kreditur dari transaksi yang terjadi, baik transaksi yang menyebabkan penambahan Utang maupun transaksi yang menyebabkan pengurangan Utang dari masing-masing Pemasok/Supllier
  3. Buku Besar Pembantu Persediaan
    Adalah buku besar yang digunakan untuk mencatat keluar masuknya produk/barang tertetu yang menyebabkan terjadinya perubahan saldo masing-masing persediaan.. Pencatatan Buku Besar Persediaan biasanya menggunakan Format yang berbeda dengan Buku besar pembantu Utang dan Piutang.
Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu 
Bukti bukti transaksi yang mengakibatkan terjadinya perubahan, baik terhadap utang ataupun piutang perusahaan adalah sumber pencatatan dalam buku besar. Contohnya, faktur penjualan, faktur pembelian, bukti penerimaan dan pengeluaran kas, ataupun nota debet dan nota kredit.

Langkah-langkah dalam menyusun Buku besar pembantu
  1. Buku Pembantu yang akan kita buat berasal dari pencatatan Jurnal Umum maupun jurnal khusus, yang merupakan jenis transaksi Utang dan  Piutang.
  2. Buku besar Pembantu piutang yang dibuat merupakan Ringkasan atau rekap dari Jumlah Utang dan Piutang tiap Customer dan Supplier.
  3. Buku besar Pembantu Piutang di Buat berdasarkan transaksi Customer dan Supplier seperti halnya kita memposting tiap akun kedalam buku besar. Misal Customer PT. A maka dalam Buku besar Pembantu Piutang tersebut berisi transaksi yang terkait dengan PT. A begitu juga dengan Buku Pembantu Utang.
  4. Setelah semua Buku besar pembantu Piutang dibuat, baik Buku besar Pembantu piutang maupun buku besar pembantu utang langkah selanjutnya adalah membuat rekap Saldo Piutang dan utang masing-masing Customer dan supplier
  5. Jumlah Saldo Piutang dan Hutang yang telah kita buat menggunakan buku Pembantu seharusnya jumlahnya sama dengan saldo Akun Piutang dan Hutang

Manfaat dari penyusunan buku besar pembantu diantaranya sebagai berikut.
  1. Memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan, karena buku besar pembantu akan mengurangi kesalahan-kesalahan dalam buku besar umum.
  2. Ketelitian dalam pembuku besar umum dapat diuji dengan membandingkan saldo buku besar umum dengan jumlah saldo-saldo dalam buku besar pembantu.
  3. Dalam pengerjaan akuntansi memungkinkan diadakan pembagian tugas.
  4. Bisa dengan mudah mengetahui jumlah masing-masing elemen seperti piutang dan utang dari pihak yang terkait.

Show comments
Hide comments