mEjug6nr23kA9Kx4RKoGjGkgW8m28l6BS70Jo2uW
Bookmark

Transaksi Antara Entitas induk dan Anak : Persediaan dan Jasa (Lanjutan)

 


Transaksi Penjualan Jasa 

Entitas  induk  dan  entitas  anak  sering  terlibat  dalam  transaksi  penjualan  jasa.  Entitas  induk memberikan jasa kepada entitas anak, atau sebaliknya. Seperti halnya dengan transaksi penjualan persediaan,  dampak  transaksi  penjualan  jasa  anatara  entitas  induk  dan  entitas  anak  juga  harus dieliminasi. 

Eliminasi untuk transaksi penjualan jasa tidak sekompleks eliminasi untuk transaksi penjualan persediaan.  Dalam  transaksi  penjualan  jasa,  pendapatan  jasa  yang  diakui  oleh  entitas induk  atau enitas  anak  akan  menjadi  beban  anak  atau  entitas  induk  pada  nilai  yang  sama sehingga  tidak dapat  terdapat  keuntungan  yang  belum  terealisasi  atau  transaksi  tersebut.  Oleh karenanya eliminasi yang dibuat hanya menghapus akun pendapatan jasa dan beban. 

Contoh  berikut  untuk  menunjukkan  dampak  transaksi  penjualan  jasa  terhadap  pencatatan entitas induk  dan  jurnal  eliminasi  yang  harus  dibuat  ketika  menyiapkan  laporan  keuangan konsolidasian.  
 
Contoh 2.4-Dampak transaksi penjualan jasa terhadap Jurnal Eliminasi
PT  Palapa  (PT  P)  memiliki  100%  saham  PT  Samudra  (PT  S).  Pada  desember  2015,  PT  P memberikan jasa perawatan mesin kepada PT S sebesar Rp 20.000.000. Tagihan telah dikirimkan pada 25 desember 2015. Sampai 31 desember 2015, PT S belum membayar tagihan tersebut. Atas transaksi pemberian jasa tersebut, PT P akan membuat junal sebagai berikut: 
Pendapatan  jasa  yang  diakui  PT  P  harus  dieliminasi  karena  pendapatan  tersebut  diperoleh dari entitas  anaknya  sendiri,  yaitu  PT  S.  Sedangkan  dari  sisi  PT  S,  beban  perawatan  juga  harus dieliminasi  karena  manfaat  atas  beban  tersebut  diperoleh  dari  entitas  induk.  Sehingga  jurnal eliminasi yang dibuat adalah sebagai berikut: 
Dari  sudut  pandang  konsolidasi,  PT  P  dan  PT  S  merupakan  satu  kesatuan,  sehingga  utang piutang  diantara  kedua  perusahaan  harus  dieliminasi.  Jurnal  eliminasi  yang  harus  dibuat  adalah sebagai berikut:
 

Ilustrasi Komprehensi

Ilustrasi berikut untuk memberikan gambaran secara komprehensif mengenai dampak transaksi  penjualan  persediaan  dan  jasa,  baik  transaksi  hulu  dan  hilir,  terhadap  penyusunan laporan keuangan konsolidasi. 

PT Pandawa telah melakukan pembelian 80% saham PT Satria pada 1 januari 2015 seharga Rp 800.000.000.  pada  tanggal  tersebut,  nilai  wajar  kepentingan  non-pengendali  sebesar  Rp 200.000.000.  bersarkan  data  tersebut,  diketahui  bahwa  total  nilai  wajar  PT  Satria  adalah  Rp 1.000.000.000. Nilai aset bersih PT Satria pada 1 januari 2015 sebesar Rp 800.000.000. 

Perhitungan  diferensial  dari  akuisisi  PT  Pandawa  terhadap  PT  Satria  dapat  ditunjukkan  melalui
perhitungan berikut: 
nformasi tambahan: 
  1. Selama  2015,  PT  Satria  melaporkan  perolehan  laba  bersih  sebesar  Rp  400.000.000  dan mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 100.000.000.  
  2. alam  penjualan  PT  Pandawa  tahun  2015,  terdapat  penjualan  kepada  PT  Satria  sebesar  Rp 400.000.000  dengan  beban  pokok  penjualan  sebesar  Rp  250.000.000.  sampai  31  desember 2015, persediaan tersebut baru terjual 40%. 
  3. Dalam penjualan PT Satria 2015, tedapat penjualan kepada PT Pandawa sebesar Rp 200.000.000  dengan  beban  pokok  penjualan  sebesar  Rp  80.000.000.  sampai  31  desember 2015, persediaan tersebut belum terjual sepenuhnya.  
  4. Pada  desember  2015,  PT  Pandawa  menyewakan  peralatan  kepada  PT  Satria.  Atas  jasa tersebut,  PT  Satria  harus  membayar  biaya  sebesar  Rp  26.000.000.  sampai  akhir  2015,  PT Satria belum melakukan pembayaran.
Prosedur konsolidasi tahun 2015
Pencatatan PT Pandawa 2015
PT  Pandawa  mencatat  investasinya  di  PT  Satria  menggunakan  metod  ekuitas.  Berikut  ini adalah pencatatan yang dibuat PT Pandawa selama tahun 2015: 
 
Karena persediaan yang menyebabkan munculnya diferensial pada tanggal akuisisi seluruhnya  terjual, maka  diferenial  sebesar  Rp  25.000.000  seluruhnya  diamortisasi.  Sementara itu bangunan memiliki sisa umur manfaat bangunan 10 tahun, sehingga diferensial akan diamortisasi selama 10 tahun. Nilai amortisasi tiap tahunnya adalah Rp 5.000.000 (Rp 50.000.000/ 10 tahun). Selama tahun 2015, tidak terdapat penurunan nilai atas goodwill, sehingga  amortisasi  diferensial  yang  harus  dicatat  PT Pandawa  untuk  tahun  2015  adalah  Rp 24.000.000 ((Rp 25.000.000 + Rp 5.000.000) × 80%).
 


Atas transaksi penjualan persediaan dari PT Pandawa ke PT Satria, PT Pandawa memperoleh keuntungan  sebesar  Rp  150.000.000  (Rp  400.000.000  –  Rp  240.000.000).  sampai akhir  2015, persediaan  tersebut  baru  terjual  sebesar  Rp  90.000.000  (Rp  150.000.000  ×  60%). Terkait keuntungana  yang  belum  terealisasi  tersebut,  PT  Pandawa  membuat  pencatatan  sebagai berikut:
Atas transaksi penjualan persediaan Dari PT Satria ke entitas Induknya, PT Satria memperoleh keuntungan  sebesar  Rp  120.000.000  (Rp  200.000.000  –  Rp  80.000.000).  sampai akhir  2015, seluruh  persediaan  tersebut  belum  terjual,  sehingga  seluruh  keuntungan  belum terealisasi.  Oleh karena  transaksi  ini  merupakan  transaksi  hilir,  PT  Pandawa  akan  mencatat sebesar bagian kepemilikannya saja. Berikut ini pencatatan yang dibuat PT Pandawa: 

Jurnal Eliminasi-2015
Berikut adalah perhitungan nilai aset bersih PT Pandawa dan bagian PT Satria dan  Kepentingan nonpengendali atas aset bersih tersebut: 
Jurnal  eliminasi  (9e)  merupakan  jurnal  eliminasi  dasar  yang  dibuat  untuk  mengeliminasi bagian  laba  dan  dividen  PT  Pandawa  dan  kepentingan  nonpengendali  serta  investasi  awal  PT Pandawa di PT Satria. 
Sementara itu persediaan yang diperoleh PT Pandawa dari PT Satria belum terjual seluruhnya  di  akhir  2015.  Oleh  karenanya,  seluruh  keuntungan  atas  penjualan  tersebut  belum dapat  diakui  dalam  laporan  keuangan  konsolidasian.  Jurnal  eliminasi  yang  harus  dibuat  sebagai berikut: 
Atas pemberian jasa sewa oleh PT Pandawa ke PT Satria, diperlukan jurnal Eliminasi untuk mengeliminasi  pendapatan  sewa  dan  beban  sewa  serta  utang-piutang  yang  disebabkan  oleh transaksi tersebut. Jurnal eliminasi yang dibuat adalah: 
Kertas kerja konsolidasi 2015
Berikut adalah kertas kerja yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian 2015 


Post a Comment

Post a Comment